Thinker

Thinker yang tenang, bijaksana, individu analitis yang cenderung menghabiskan waktu yang lama untuk sendiri, bekerja melalui sebuah masalah dan kemudian membentuk solusi. Mereka selalu ingin tahu tentang sebuah sistem atau cara kerja. Akibatnya, mereka sering ditemukan dalam karir seperti ilmu pengetahuan, filsafat, hukum, dan arsitektur.Thinker cenderung kurang nyaman dalam situasi sosial. Mereka umumnya menolak keras upaya oleh orang lain untuk meyakinkan mereka untuk berubah.

Mereka juga cenderung tidak sabar dengan birokrasi, hirarki kaku, dan politik lazim di banyak profesi.Thinker menerima ide-ide berdasarkan prestasi, bukan tradisi atau otoritas. Mereka memiliki sedikit kesabaran untuk kebiasaan sosial yang tampaknya tidak logis atau yang berfungsi sebagai hambatan untuk mengejar ide-ide dan pengetahuan. Hal ini dapat menempatkan mereka pada pertentangan dengan orang yang cenderung tunduk pada otoritas, dan tradisi. Thinker lebih suka bekerja secara informal dengan orang lain secara setara.

Thinker mengatur pemahaman mereka tentang topik apapun dengan mengartikulasikan prinsip-prinsip, dan tertarik pada konstruk teoritis. Kemampuan mereka untuk memahami kompleksitas dapat menyebabkan mereka dapat memberikan penjelasan sangat rinci hanya dari ide-ide sederhana. Untuk pikiranThinker , mereka menyajikan semua informasi yang relevan atau mencoba untuk mengkristalkan konsep sejelas mungkin.

Mengingat sifat kemandiriannya,Thinker mungkin lebih suka bekerja sendirian untuk memimpin atau ikut dalam kelompok. Bila Thinker difokuskan pada pengumpulan informasi, mereka mungkin tampak suka menyendiri, atau bahkan memberontak, padahal sebenarnya mereka berkonsentrasi dengan mendengarkan dan memahami. Namun,Thinker sering memiliki kecerdasan cepat, terutama dengan bahasa. Mereka mungkin meredakan ketegangan melalui pengamatan lucu. Mereka bisa sangat menawan, bahkan dalam keadaan tenang.

Ketika Thinker didorong untuk memahami suatu diskusi dari semua sudut yang relevan. Ketidaksabaran mereka dengan ide-ide, dapat membuat mereka sangat dahsyat dalam debat. Ketika Thinker merasa terhina, mereka dapat menanggapi dengan tiba-tiba, langsung memotong pembicaraan.

Ringkasan: Berusaha untuk mengembangkan penjelasan logis untuk segala sesuatu yang menarik minat mereka. Teoritis dan abstrak, lebih tertarik pada ide-ide dari dalam interaksi sosial. Tenang, fleksibel dan mudah beradaptasi. Memiliki kemampuan yang tidak biasa untuk fokus secara mendalam untuk memecahkan masalah dalam bidang minat mereka. Skeptis, kadang kritis, selalu analitis.


Karir pekerjaan: Komputer profesional, arsitek, eksekutif, ilmuwan sosial, penulis, artis.
Share on Google Plus
Blog Saya
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment